FENOMENA GAYA HIDUP CHILDFREE DALAM PANDANGAN ETIKA KRISTEN

David Maysusanto Pilipus, Yanto Paulus Hermanto, Ferry Simanjuntak

Abstract


The child-free lifestyle, namely those who get married but decide not to have children, seems to be increasingly prevalent in Indonesia. And there are various reasons behind it. This paper intends to formulate the problem of how to view childfree from the point of view of Christian ethics. Is the childfree lifestyle acceptable based on biblical truth? This is interesting because there is very little research on childfree from a Christian point of view in Indonesia. So it can be said that research on this is something new. The method used to answer these questions is to collect journals, books, and Bible verses related to the formulation of the problem to get answers to the questions above. It is interesting to be able to listen to the results of this study because it will reveal many reasons why people are childfree. And after doing the research, it can be concluded that child freedom can still be justified according to the Bible for the right reasons, namely for the sake of the kingdom of heaven. The author hopes that this work can be used as a reference for those who are considering childfree or those who care about childfree.

Gaya hidup childfree yaitu mereka yang menikah namun memutuskan untuk tidak ingin memiliki keturunan rupanya semakin marak di Indonesia. Dan ada berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Tulisan ini hendak merumuskan masalah tersebut menjadi bagaimana memandang childfree dari sudut pandang etika Kristiani. Apakah gaya hidup childfree dapat diterima berdasarkan kebenaran Alkitab. Hal ini menjadi menarik karena sedikitnya penelitian mengenai childfree dari sudut pandang Kristiani di Indonesia. Sehingga dapat dikatakan penelitian mengenai ini adalah sesuatu yang baru. Metode yang digunakan untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah dengan mengumpulkan jurnal, buku, ayat-ayat Alkitab yang berkaitan dengan rumusan masalah tersebut untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan di atas. Menarik untuk dapat menyimak hasil penelitian ini, karena akan mengungkap banyak alasan orang untuk childfree. Dan setelah dilakukan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa childfree masih dapat dibenarkan menurut alkitab dengan alasan yang tepat yaitu dilakukan untuk kepentingan kerajaan sorga. Besar harapan penulis, bahwa karya ini dapat dijadikan referensi bagi mereka yang sedang mempertimbangkan untuk childfree atau mereka yang peduli dengan childfree.


Keywords


Childfree; etika kristen; alkitab

Full Text:

PDF

References


Alsabrina. 2021. “Fenomena Childfree: Selain Pil KB Dan Menggunakan Kondom, Ini 2 Cara Lain Untuk Mencegah Kehamilan.” Nova. 2021. https://nova.grid.id/read/052868281/fenomena-childfree-selain-pil-kb-dan-menggunakan-kondom-ini-2-cara-lain-untuk-mencegah-kehamilan?page=all.

Arrasy;, Karunia Haganta; Firas; Siamrotul Ayu Masruroh. 2022. “MANUSIA, TERLALU (BANYAK) MANUSIA: KONTROVERSI CHILDFREE DI TENGAH ALASAN AGAMA, SAINS, DAN KRISIS EKOLOGI.” Prosiding Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains 4.

Blackstone, Amy. 2014. “Childless… or Childfree?” Sage Journal 13 (4): 68–70.

Chrastil, Rachel. 2019. “Not Having Kids Is Nothing New. What Centuries of History Tell Us about Childlessness Today.” The Washington Post. 2019. https://www.washingtonpost.com/outlook/2019/09/05/not-having-kids-is-nothing-new-what-centuries-history-tell-us-about-childlessness-today/.

———. 2020. How to Be Childless. New York: Oxford University Press.

Gaudiawan, Antonius Virdei Eresto. 2011. “KELUARGA BERENCANA DAN PRAKTEK KB DALAM KELUARGA KATOLIK.” Jurnal Pendidikan Agama Katolik 5.

Geisler, Norman L. 2021. Etika Kristen: Pilihan Dan Isu Kontemporer. Cetakan ke. Malang: Literatur SAAT.

Graham, Melissa, Hill, Erin, Shelly, Julia and Take, Ann. 2013. “Why Are Childless Women Childless? FFindingsfrom an Exploratory Study in Victoria, Australia.” Journal of Social Inclusion 4.

Henry, Matthew. n.d. Matthew Henry Commentary.

Heylaw.edu. 2021. “Childfree: Fenomena Childfree Dan Konstruksi Masyarakat Indonesia.” 2021. https://heylawedu.id/blog/childfree-fenomena-childfree-dan-konstruksi-masyarakat-indonesia.

Katyusha, Winona. 2022. “11 Reaksi Psikologis Yang Anda Lakukan Dalam Situasi Negatif.” Hellosehat. 2022. https://hellosehat.com/mental/stres/pertahanan-diri-emosi-negatif/.

Kick Andy - Childfree. 2022. https://www.youtube.com/watch?v=mRcC6CYzfDk.

Laura, Cinta. 2021. “The Hermansyah A6.” Youtube. 2021. https://youtu.be/6aQdRBX4HaI.

Lori. 2021. “Childfree Jadi Keputusan Banyak Pasangan Muda, Apa Sih Pandangan Alkitab Soal Hal Ini?” Jawaban. 2021. https://www.jawaban.com/read/article/id/2021/08/31/2/210831111650/childfree_jadi_keputusan_banyak_pasangan_mudaapa_sih_pandangan_alkitab_soal_hal_ini//all.

M. Irfan Farraz Haecal; Hidayatul Fikra; Wahyudin Darmalaksana. 2022. “Analisis Fenomena Childfree Di Masyarakat:Studi TakhrijdanSyarahHadisdengan Pendekatan Hukum Islam.” Gunung Djati Conference Series 8.

MARFIA, SANDRA MILENIA. 2022. “TREN CHILDFREE SEBAGAI PILIHAN HIDUP MASYARAKAT KONTEMPORER DITINJAU DARI PERSPEKTIF PILIHAN RASIONAL (Analisis Pada Media Sosial Facebook Grup Childfree Indonesia).” UIN Sunan Ampel.

Ming, David. 2021. “Pandangan Alkitab Terhadap Seks Sebagai Landasan Iman Kristen.” Jurnal Teologi Cultivation 5.

Okezone. 2022. “Rincian Biaya Hidup Di Bogor, Sebulan Habis Berapa?” Okezone. 2022. https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/320/2606757/rincian-biaya-hidup-di-bogor-sebulan-habis-berapa?page=2.

Sandler, Lauren. 2013. “Having It All Without Having Children.” Time, 2013. https://content.time.com/time/subscriber/article/0,33009,2148636-1,00.html.

Santoso, Meilanny Budiarti. 2016. “Kesehatan Mental Dalam Perspektif Pekerjaan Sosial.” SHARE: Social Work Jurnal 6: 151.

Setiyowati, Sri. 2021. “Childfree Dan Program KB Apakah Sama ?” Kompasiana. 2021. https://www.kompasiana.com/sri53586/612af2cb01019014dc30d862/childfree-dan-program-kb-apakah-sama?page=1&page_images=1.

Simanjuntak, Julianto. 2017. Perlengkapan Seorang Konselor. Tangerang: Yayasan LK3.

Susanta, Yohanes Krismantyo. 2020. “Teologi Biblika Kontekstual Di Seputar Persoalan Perempuan, Keturunan, Dan Kemandulan.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya.

Tanturri, Maria Letizia. 2002. “Childless or Childfree ? Paths to Voluntary Childlessness in Italy.” Academia.

Tunggono, Victoria. 2021. Childfree & Happy. Yogyakarta: EA books.




DOI: https://dx.doi.org/10.36972/jvow.v6i1.161
Abstract view : 0 times | PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
Jurnal Voice Of Wesley by Sekolah Tinggi Teologi Wesley Methodist Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Alamat Penerbit: Jl. Bandengan Utara No. 31BA RT/RW. 07/11, Kel Pekojan Kec. Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat Kode Pos 11240.
No. Telepon : 021-22695566 ; Fax. 021-22695566